Senin, 17 Oktober 2011


Prospek Jurusan Ilmu Perpustakaan
Kata siapa jurusan ilmu perpustakaan hanya berkutat pada buku-buku saja?? kalau ada pertanyaan, apakah saya seseorang yang “kutu buku”?? jawaban saya, “tidak juga”. Kata siapa masa depan kita suram setelah kuliah di jurusan ilmu perpustakaan???? justru lulusan dari jurusan ini berpotensi menjanjikan prospek masa depan yang cerah dalam dunia kerja nantinya… Bahkan di luar negeri seperti Universitas-universitas di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa seperti Inggris dan Jerman, jurusan ini yang paling favorit disana!! Mata kuliah di jurusan ini juga nggak monoton tentang perpustakaan aja. Yang menarik karena ada cakupan ilmu komputer yang melingkupi pangkalan data informasi dan peran TI itu sendiri dalam mendukung digital library. Bahkan  salah satu dosen saya pernah mengatakan bahwa ada perbedaan antara sub bidang ilmu komputer dengan ilmu perpustakaan. Jika ilmu komputer mengarah ke “pembuat” arsitektur sistem informasinya, maka kita yang berperan “mengorganisir” sistem informasinya agar sampai kepada yang membutuhkan. Hebat bukan????
Kita akan belajar tentang Database, Teknologi Multimedia, Jaringan Lembaga Informasi, Manajemen Perpustakaan Digital, Profesi Informasi, Psikologi untuk Profesional Informasi, Aplikasi Teknologi untuk Pengelolaan Informasi, dan lain-lain. Belum lagi mata kuliah belanja baik antar jurusan maupun fakultas yang bisa kita ambil untuk memperkaya ilmu kita.  Yaaa… kalau kita nggak jadi pustakawan paling banter kita bisa jadi orang yang cukup berkompeten sama bidang yang berbau komputer dan jasa layanan seperti pengembang perangkat lunak untuk perpustakaan bagi yang bercita-cita jadi programmer maupun pengembang jasa layanan informasi seperti konsultan informasi perpusakaan dan arsip suatu lembaga . Disini juga ada mata kuliah yang mirip-mirip sama manajemen seperti mata kuliah yang berjudul “Administrasi Organisasi Lembaga Informasi” dan “Manajemen Perpustakaan”. Mata kuliah itu kental banget nuansa manajemennya. Kita belajar mulai dari memahami karyawan, ruang kerja yang efektif hingga tentang pengelolaan sebuah lembaga dengan teori-teori dari barat dan Asia serta bagaimana mengembangkan dan memimpin pusat dokumentasi suatu lembaga. Ada juga kuliah yang kental dengan nuansa riset dan penelitian seperti pengantar metodologi penelitian kebudayaan dan metode penelitian dasar ilmu informasi. Pun dengan pengembangan ilmu perpustakaan itu sendiri dari sudut pandang lain seperti Informasi dalam konteks sosial budaya, pelestarian koleksi perpustakaan dan arsip seperti preservasi dan konservasi, hal-hal yang bersifat teknis perpustakaan dalam bidang organisasi informasi seperti metadata untuk temu kembali informasi, klasifikasi, dan kosakata indeks, serta analisa kritis mengenai profesi kepustakawanan Indonesia yang bisa didapat dari mata kuliah profesi informasi.
Jadi kuliah di perpustakaan nggak melulu tentang buku. Belum lagi seiring jalannya perkembangan teknologi yang semakin berkembang, mata kuliah yang berbau teknologi biasanya ditambah terus setiap tahunnya. Belum lagi kita dapat mata kuliah bahasa Inggris sampai bahasa Inggris professional. Makin asyik tuh kayaknya….
Dari mata kuliah yang udah disebutin tadi pasti akan mengarah ke prospek kerja kita nantinya. Dari mata kuliah yang berbau komputer dan database tentunya nanti kita bisa menjadi orang yang cukup mumpuni menjadi pengelola database atau database maker. Sekarang perusahaan besar mana yang tidak butuh seorang ahli database? Bahkan seorang pencipta database saja tidak cukup karena di mata kuliah lainnya kita belajar tentang manajemen koleksi yang akan berhubungan dengan kemudahan temu kembali dokumen. Ini yang membuat kita mempunyai nilai plus dari sarjana ilmu komputer. Jadi mata kuliah dasar-dasar organisasi informasi (DOI) dan kosakata indeks itu gunanya banyak sekali dalam mempersempit pencarian database. Selain itu kita bisa menjadi website designer (teknologi multimedia) hingga manajer (manajemen rekod/arsip), secara kita belajar manajemen juga kan?
Seorang pustakawan yang konon katanya banyak dicari emang benar! Apalagi jika perusahaan sudah go public mereka harus mempunyai tatanan dokumen dan arsip yang lengkap dan rapi untuk proses temu kembali. Bayangkan jika sebuah dokumen saham salah letak, bisa berabe deh! Ada juga yang bekerja sebagai pencari informasi (ahli informasi), arsiparis, ahli manajemen, dan kalau kita berprestasi biasanya kita disekolahin lagi untuk S-2. Makanya lulusan ilmu perpustakaan nggak melulu kerja di perpustakaan tetapi hampir seluruh lembaga pemerintah dan swasta serta kedubes-kedubes asing. Di samping itu, masih sangat banyak perpustakaan yang jumlahnya ribuan, baik perpustakaan perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah, perpustakaan umum maupun khusus, yang belum mempunyai karyawan berpendidikan formal tingkat sarjana dalam bidang perpustakaan dan informasi. Itulah nanti gunanya kita kuliah praktik kerja lapangan di perpustakaan dan arsip instansi mana saja agar selain bisa mempersiapkan diri di dunia kerja juga berperan aktif dalam mengembangkan organisasi instansi itu sendiri. Bahkan jika kita mempunyai inisiatif dan sikap yang kreatif sebagai mahasiswa, kita bisa membuat sebuah proyek bersama dosen dalam mengembangkan perpustakaan dan kearsipan suatu lembaga yang selain dapat mengaplikasikan ilmu kita di masyarakat juga dapat mempertebal kantong kita! Hhehe…
Itu mungkin prospek seorang sarjana perpustakaan yang bisa gue jelasin untuk sementara. Memang nggak sedikit seorang sarjana perpustakaan yang berpindah haluan dari yang seharusnya menjadi seorang pustakawan. Tapi di luar negeri semua orang berbondong-bondong menjadi pustakawan dan dianggap hebat! Karena pustakawan itu adalah pekerjaan yang lebih mulia dari dokter dan guru. Jika seorang dokter mengobati orang sakit. Kitalah yang menyediakan mereka informasi bagaimana menyembuhkan orang sakit. Jika guru mengajari muridnya. Kitalah yang menjadi penjaga sumber ilmu guru tersebut. Dan enaknya lagi selagi kita bekerja, kita bisa sambil belajar karena ilmu dari konten jurusan ini beragam dan bermacam-macam. Makanya tidak ada ruginya menjadi pustakawan.
Kalau kalian masih ragu dengan jurusan ini, carilah lulusan atau fresh graduate ilmu perpustakaan UI yang nganggur dalam waktu lebih dari setahun. Jarang banget loh! kecuali emang IPK-nya benar-benar begitu deh… hehehe…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar